Kerajinan Banjarnegara



1. Batik Gumelem

Memakai batik bukan hanya sebagai kelengkapan sandang dan fashion, namun juga memakai sebuah karya seni. Begitulah seharusnya agar kita menjadi lebih bangga memakai karya warisan nenek moyang bangsa ini. Kita mengenal berbagai macam batik dan mungkin Anda juga sudah mengoleksinya. Ada batik Solo, Jogja, Pekalongan atau bahkan Madura yang sudah sangat familiar. Tapi pernahkah Anda mendengar batik Gumelem?.

Di Kabupaten Banjarnegara Provinsi Jawa Tengah, tepatnya di Desa Gumelem Wetan dan Gumelem Kulon Kecamatan Susukan terdapat sentra kerajinan batik. Inilah kenapa dikenal dengan nama Batik Gumelem. Gumelem berjarak sekitar 40 KM ke arah barat daya dari ibukota Kabupaten Banjarnegara. Di sini terdapat puluhan industri rumahan yang tergabung dalam komunitas Usaha Kecil dan Menengah (UKM) produk kerajinan batik tulis Banjarnegara atau Batik Gumelem.

Untuk mencapai kawasan sentra batik ini bisa juga ditempuh lewat Kabupaten Banyumas, tepatnya di pinggir jalan raya Susukan. Di situ terpampang gapura besar bertuliskan Sentra Batik Gumelem Banjarnegara. Anda bisa mengunjungi gerai-gerai kecil yang menyatu dengan rumah warga. Di ruang tamu biasanya para pengrajin memajang koleksi kain batiknya maupun yang sudah berbentuk pakaian jadi. Selain berburu batik, tentunya Anda juga bisa melihat proses pembuatan batik secara langsung. Hitung-hitung bisa sekaligus berwisata di samping berburu batik.Seperti halnya di daerah lain di Jawa yaitu Jogja, Solo dan Pekalongan, batik tulis memiliki corak khasnya masing-masing, yang kurang bisa dibedakan oleh orang awam seperti saya. Batik Gumelem memiliki corak khas yaitu udan liris dan rujak senthe yang diproduksi secara turun temurun oleh warga setempat. Ciri khas lainnya dari Batik Gumelem adalah warnanya yang didominasi oleh warna coklat, hitam dan kuning serta bermotif bunga-bunga. Meskipun dengan berkembangnya industri tekstil, kini lebih memiliki bermacam-macam warna.
Proses pembuatan Batik Gumelem melalui beberapa tahapan. Dengan menggunakan kain katun maupun sunforis, pertama-tama dibuat desain sesuai corak yang diinginkan. Kemudian dibatik mengikuti corak dengan menggunakan malam yang sudah dipanaskan. Selanjutnya, kain dicolet menggunakan warna merah, kuning atau warna lainnya. Setelah kering, kemudian warna hasil coletan tadi ditutup menggunakan malam untuk menyimpan warna pada saat proses pencelupan. Proses pencelupan ini bertujuan untuk mendapatkan warna lain pada satu kain. Setelah itu didiamkan, untuk kemudian dilorod dengan air mendidih yang dicampur aci atau tapioka untuk menghilangkan malam yang menempel pada kain. Kemudian batik dijemur dan setelah  kering baru disetrika atau dipress.Pemasaran Batik Gumelem ini memang belum seluas batik lainnya, masih sebatas untuk konsumsi masyarakat lokal. Namun bukan berarti tidak ada upaya untuk terus mengembangkan dan mendukung industri kecil rumahan sekaligus melestarikan warisan budaya lokal. Seperti halnya Pemerintah Kabupaten Banjarnegara yang mewajibkan pemakaian batik pada hari-hari tertentu. Termasuk dalam acara-acara budaya di Kabupaten Banjarnegara.
Salah satunya adalah Ibu Mirah yang memulai usahanya dari tahun 2007, pernah mendapat pesanan seragam batik untuk acara Festival Sungai Serayu beberapa waktu yang lalu. Dengan mempekerjakan beberapa pembatik yang juga merupakan tetangganya, dia berusaha memenuhi pesanan para pelanggannya. Mulai dari seragam sekolah, seragam kantor maupun seragam acara-acara khusus. Untuk satu kain batik kombinasi (proses cetak dan tulis) dibanderol dengan harga berkisar 70 ribu sampai 90 ribu rupiah , sedangkan untuk yang 100 persen tulis harganya bisa mencapai 200 ribu rupiah. Tentunya bukan harga yang mahal untuk sebuah karya seni.Jadi bagi Anda yang berkesempatan melewati daerah Banjarnegara dan sekitarnya, tidak ada salahnya untuk mengunjungi sentra kerajinan Batik Gumelem. Selain mendukung berkembangnya industri lokal dalam negeri, juga mendukung meningkatnya perekonomian dan industri kecil di pedesaan.
Sumber;https://rosnahindarti.com/2013/12/27/batik-gumelem/
2. Keramik Kelampok
Banjarnegara memiliki potensi kerajinan yang bernilai seni tinggi, selain potensi obyek wisata dan wisata kuliner. Kerajinan di Banjarnegara antara lain kerajinan keramik, kerajinan bambu dan kayu, tatah sungging, batik motif Banyumasan, dll.
Kerajinan keramik tentu sudah kalian temukan diberbagai daerah.Kabupaten Banjarnegara juga memiliki sentra kerajinan keramik yang bermutu tinggi dengan tehnik pembuatan keramik dengan membakar glazur sehingga menghasilkan keramik yang mengkilap.Tak heran banyak para wisatawan terutama dari Eropa banyak memesan keramik hasil tangan para pengrajin keramik klampok. w.o.w…

Sentra kerajinan keramik ini terletak di bagian barat Banjarnegara, lebih tepatnya diwilayah Desa Klampok sekitar 30 km dari Kota Banjarnegara, Kecamatan Purworejo Klampok, Kabupaten Banjarnegara. Terdapat show room keramik yang memiliki koleksi beraneka macam keramik yang indah di sepanjang jalan kecamatan Klampok yang dapat kalian temui.
Awal Mula Sentra kerajinan keramik Klampok diprakarsai KandarAtmomiharjo saat menjadi guru di Kebumen (1935).Beliau mendapat kesempatan dari Pemerintah Belanda untuk belajar ilmu keramik di Keramische Laboratorium di Bandung.Selesainya beliau belajar di Bandung, beliau menjabat sebagai pemimpin perusahaan keramik milik Pemerintah Belanda.Usai berkarier di perusahaan keramik, beliau kembali ke Klampok dan mendirikan perusahaan keramik Usahanya tidaklah sia-sia karena sejak kemunculan perusahan keramik rintisannya ini menginspirasi banyak pihak sehingga pertumbuhan industri keramik di Purworejo Klampok semakin berkembang.
Keramik klampok merupakan salah satu jenis kerajinan yang berasal dari lempung atau tanahliat melalui proses pembakaran dikerjakan dengan Tangan (Hand mide). Dibandingkan sentra-sentra keramik lain, produk keramik Klampok memiliki keunggulan pada material bahan dasar yang lebih kuat. Terlebih, proses pembakaran juga di atas 1.100 derajat celcius dan menyebabkan hasil produk lebih kokoh dengan tekstur tetap dinamis.Keramik klampok di Kabupaten Banjarnegara mempunyai nilai seni tinggi dengan motif  dan bentuk yang  khas yang membedakan dengan keramik daerah lain serta hiasannya yang memadukan unsur-unsur tradisional dan modern dengan daya tarik yang khas sesuaidengan perkembangan masyarakat saat ini.Untuk bahan dasarnya, lempung atau tanah liat yang diambil dari daerah Kaliwiro (Wonosobo), Cilongok, danBanyumas. Cara membuat keramik pertama menyiapkan lempung yang akan dibuat keramik. Kedua, lempung dibentuk menurut selera.Ketiga, bentuk keramik kemudian dikeringkan.Selanjutnya keramik dibakar, lalu diglasir  untuk tahap akhirnya.
Kerajinan keramik Klampok ini sangat cocok sebagai hiasan di rumah, rumah makan, hotel, maupun perkantoran.Bahkan, perabotan dapur yang terbuat dari tanah liat pun tersedia.
Jenis-jenis keramik yang diproduksi antara lain :
  • Guci
  • Poci (produk andalan keramik dari Banjarnegara)
  • Tempat payung
  • Aneka eaten set
  • Aneka binatang (gajah dll )
  • Tempat bunga
  • Meja kursi taman
  • Aneka ragam bentuk souvenir.
Berikut kisaran harga keramik klampok :
Gantungan Kunci Kupu-Kupu : 1 set berisi 3 buah, Rp 15.000
Tempat Lilin : Rp 20.000
Celengan Kucing Kecil : Rp 10.000
Celengan Kucing Besar : Rp 17.500
Set Teh Poci 3 Cangkir : Rp 35.000
Set Teh Poci 2 Cangkir : Rp 20.000

Bagaimana, teman? Soal harga terjangkau bukan? Kalau mencari yang mahal banyak, tapi untuk barang murah yang berkualitas dan bernilai seni tinggi Keramik Klampok lah menjadi jawabannya.Terutama bagi kalian penggemar keramik maka tidak ada salahnya membeli keramik Klampok. Setelah mengunjungi objek wisata, sempatkan pula untuk mengunjungi sentra kerajinan keramik Klampok untuk membeli cenderamata bagi keluarga, kerabat, maupun sahabat. Selain karena memiliki nilai seni yang tinggi, harganya pun cukup terjangkau bukan…?
sumber; https://keramikbanjarnegara.wordpress.com/2014/05/03/kerajinan-kramik-klampok-banjarnegara/
3. Bambu Mandiraja
Tidak dipungkiri jika kerajinan bambu di Banjarnegara sampai saat ini masih tetap menjadi tren bisnis yang cukup menggiurkan. Ketersediaan bahan baku yang melimpah serta peluang pasar yang cukup luas menjadikan bisnis kerajinan bambu di Banjarnegara ini tidak pernah surut. 

Bentuknya yang unik dan bernilai seni tinggi, membuat kerajinan bambu ini tak hanya disukai konsumen lokal, tapi juga mancanegara, mulai dari Belanda, Mexico, dan Brazil. Meski hanya mengandalkan pemasaran secara online dan pameran, para pelaku usaha terus merasa kewalahan dalam mencukupi kebutuhan pasar.

Produk kerajinan bambu Mandiraja

Produk kerajinan bambu di Banjarnegara ini sangat beragam bentuknya, mulai dari peralatan rumah tangga hingga aksesori rumah yang menawarkan karya seni bernilai tinggi nan unik. Harganya pun bervariasi tergantung dari jenis produk. 

Misalnya tudung saji ditawarkan mulai harga Rp. 15rb-Rp 25rb/pieces, nampan dari harga Rp. 14rb-20rb/pieces, piring lidi harga Rp. 5rb, tempat air mineral Rp. 6rb dan ceting mulai dari Rp. 5rb-15rb.

Alamat sentra kerajinan bambu Mandiraja

  1. Rumah Seni Bambu Craft. Jl. Raya Bantar - Mandiraja km 03 Pertigaan Bantar Desa Kertayasa RT 06 RW 02 Kecamatan Mandiraja Banjarnegara. Phone : 085227775900
  2. Darpi Waniti. Desa Samawangi RT 01 RW 02 Kecamatan Mandiraja, Banjarnegara
  3. KT Class. Desa Samawangi RT 01 RW 02 Kecamatan Mandiraja, Banjarnegara
  4. Pengrajin bambu. Jl. Raya Bantar - Mandiraja km 03 Pertigaan Bantar Desa Kertayasa RT 06 RW 02 Kecamatan Mandiraja Banjarnegara.
  5. UD. Mekar Jaya  
Bahan baku bambu Mandiraja Untuk mendapatkan hasil kerajinan maksimal, kebanyakan dari pengrajin ini menggunakan bahan baku bambu pilihan. Jenis bambu yang digunakan biasanya dari jenis petung, wulung, dan juga bambu apus yang memiliki usia cukup tua.

Bambu-bambu ini banyak tersedia di daerah Banjarnegara dan sekitarnya. Inovasi dan kreasi produk juga terus dikembangkan dengan melihat berbagai macam tren yang sedang ramai di kalangan masyarakat.

Seperti saat ini, model karya seni berupa aksesori rumah dengan kerajinan bambu masih banyak diburu oleh kebanyakan orang. Aksesori rumah ini bentuknya bermacam-macam, ada lampu hias, jembatan bambu, pagar bambu, meja kursi bambu, dan lain-lain.
 (Dikutip dari Peluang Usaha Edisi 22 Th X 11-24 September 2015)
Share on Google Plus

About Yusuf Fajar

0 komentar:

Posting Komentar